Sabtu, 19 Desember 2009

ARTIKEL PERSAINGAN BISNIS

Nokia Paranoid Persaingan Bisnis Ponsel
LONDON - Nokia ternyata merasa paranoid terhadap persaingan bisnis ponsel saat ini, khususnya perkembangan pesat dari RIM dan Apple. Setidaknya itu yang dikatakan CEO Nokia, Olli Pekka Kallasvuo, pada Cellular News, Jumat (19/10/2007).

"Saya sangat paranoid dengan semua persaingan ini," ujarnya setelah mengadakan konferensi pers tentang profit kuartal ketiga Nokia yang naik hingga 85 persen.

Walaupun Nokia mampu meraih pasar paling besar dalam kuartal ini namun CEO Nokia tersebut melihat bentuk persaingan yang semakin meningkat. Sayangnya, persaingan ketat tersebut bukan berasal dari vendor ponsel biasa melainkan unit bisnis lain yang saat ini menjadi fokus Apple dan Research in Motion Blackberry.

Sebagai konsekuensinya, Nokia berencana untuk lebih memfokuskan pengeluaran pada unit riset dan pengembangan untuk menemukan strategi menggempur kedua perusahaan tersebut.

Dalam rangka itu pula maka Nokia mengumumkan akan mulai merambah ke pasar Amerika, khususnya Amerika Utara. Pasar Nokia di wilayah tersebut memang tidak begitu bagus karena hubungan operator dengan vendor di Amerika Utara sangat krusial. Saat ini pun Nokia sedang menggalakkan promosi untuk memperkenalkan smartphone N95 di California dan New York. (sar)


Profit Nokia Naik 85 Persen
HELSINKI - Keuntungan yang diraih Nokia sampai kuartal III tahun ini meningkat hingga 85 persen menjadi USD2,21 miliar. Seiring dengan itu, penguasaan pasar Nokia pun meningkat 39 persen.

Angka tersebut jauh lebih tinggi dibanding yang telah diraih tiga vendor pesaing Nokia lainnya, Motorola, Samsung, bahkan Sony Ericsson. Keuntungan Nokia pada kuartal yang sama tahun lalu hanya mencapai USD18,31 miliar.

"Nokia memperkuat posisi leading-nya di industri ponsel pada kuartal ketiga tahun ini," ujar CEO Nokia, Olli Pekka Kalasvuo, seperti dikutip Information Week, Jumat (19/10/2007).

Menurutnya peningkatan keuntungan ini dikarenakan Nokia benar-benar menggelontorkan seluruh portfolio produknya ke pasar hingga membanjiri pasar ponsel dunia. Khususnya unit ponsel untuk kalangan high end, seiring dengan maksimalisasi di segmen menengah. Tidak ketinggalan pula kontribusi pasar negara berkembang seperti China dan India.

Total seluruh unit ponsel Nokia yang telah tersebar di dunia mencapai 286 juta unit, sama dengan 17 persen peningkatan dari tahun ke tahun.

"Pada kuartal ketiga ini total perangkat mobile yang telah kami jual ke pasar, termasuk ponsel, multimedia dan grup bisnis enterprise solutions mencapai 111,7 juta unit. Angka tersebut mewakili 26 persen peningkatan year on year," tandas Kallasvuo. (sar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar